Pelapisan Sosial

Pengertian Pelapisan Sosial


Pelapisan sosial atau Stratifikasi sosial adalah pembedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas secara bertingkat atau hierarkis. Hal tersebut dapat kita ketahui adanya kelas-kelas tinggi dan kelas-kelas yang lebih rendah dalam masyarakat. Wujudnya adalah terdapat lapisan-lapisan di dalam masyarakat diantaranya ada kelas sosial tinggi, sedang dan rendah.

Pelapisan sosial merupakan perbedaan tinggi dan rendahnya kedudukan atau posisi seseorang dalam kelompoknya, bila dibandingkan dengan posisi seseorang maupun kelompok lainnya. Dasar tinggi dan rendahnya lapisan sosial seseorang itu disebabkan oleh bermacam-macam perbedaan, seperti kekayaan di bidang ekonomi, nilai-nilai sosial, serta kekuasaan dan wewenang


Bentuk Bentuk Pelapisan Sosial

a. Sistem Kasta
Kasta adalah golongan atau tingkatan manusia dalam masyarakat beragama Hindu, ada 5 tingkatan di antaranya:
Brahmana: golongan pendeta dalam masyarakat Hindu.
Kesatria: golongan bangsawan dan prajurit dalam masyarakat Hindu.
Paria: golongan rakyat jembel (yang hina-dina) dalam masyarakat Hindu.
Sudra: golongan rakyat biasa dalam masyarakat Hindu.
Waisya: golongan pedagang, petani, dan tukang dalam masyarakat Hindu
b. Sistem Kelas Sosial
Sistem ini merujuk pada perbedaan hierarkis antara insa atau kelompok manusia dalam masyarakat atau budaya. Status dalam sistem kelas ini bisa diperoleh dengan memanfaatkan kepandaian seseorang.
c. Sistem Foedal
Sistem ini merupakan pendelegasian kekuasaan sosiopolitik yang dijalankan oleh kalangan bangsawan guna mengendalikan berbagai wilayah yang diklaimnya melalui kerja sama dengan pemimpin-pemimpin lokasi sebagai mitra.
Dalam sistem ini stratifikasi didasarkan pada empat tingkatan dalam masyarakat, yang disebut estate. Semua penduduk bersumpah untuk mengabdi kepada raja.
d. Sistem Apartheid
Kasta adalah golongan atau tingkatan manusia dalam masyarakat beragama Hindu, ada 5 tingkatan di antaranya:
Brahmana: golongan pendeta dalam masyarakat Hindu.
Kesatria: golongan bangsawan dan prajurit dalam masyarakat Hindu.
Paria: golongan rakyat jembel (yang hina-dina) dalam masyarakat Hindu.
Sudra: golongan rakyat biasa dalam masyarakat Hindu.
Waisya: golongan pedagang, petani, dan tukang dalam masyarakat Hindu
b. Sistem Kelas Sosial
Sistem ini merujuk pada perbedaan hierarkis antara insa atau kelompok manusia dalam masyarakat atau budaya. Status dalam sistem kelas ini bisa diperoleh dengan memanfaatkan kepandaian seseorang.
c. Sistem Foedal
Sistem ini merupakan pendelegasian kekuasaan sosiopolitik yang dijalankan oleh kalangan bangsawan guna mengendalikan berbagai wilayah yang diklaimnya melalui kerja sama dengan pemimpin-pemimpin lokasi sebagai mitra.
Dalam sistem ini stratifikasi didasarkan pada empat tingkatan dalam masyarakat, yang disebut estate. Semua penduduk bersumpah untuk mengabdi kepada raja.
d. Sistem Apartheid
Sistem apartheid merupakan pemisahan antara kaum kulit putih dan hitam. Sisitem ini pernah diterapkan si Afrika Selatan, latar belakang adanya sistem apartheid ini didasarkan pada 3 kelompok ras besar yaitu, kulit putih, hitam, dan kulit berwarna.

Komentar